Untung Rugi Bedah Plastik Payudara

Kompas.com - 21/11/2008, 10:21 WIB

TERDAPAT  berbagai alasan mengapa sebagian wanita memutuskan untuk melakukan bedah plastik payudara. Yang pasti, biar penampilan mereka menjadi lebih cantik dan lebih pede.

Bagi beberapa pasien bedah plastik, perubahan sekecil memang apapun dapat menimbulkan efek psikologis yang luar biasa. Oleh karena  itulah, sebelum menjalani tindakan, dokter sebaiknya mengkomunikasikan risikonya.

Dokter bedah yang baik harus menginformasikan pada calon pasien soal keuntungan dan risiko dari bedah plastik. Misalnya, terdapat risiko komplikasi dan munculnya keloid. Pencangkokan payudara yang terlalu berat secara artifisial, juga bisa berdampak buruk bagi punggung dan tubuh. Selain itu, bra pendukung yang dipakai oleh mereka akan bertambah ketat sehingga, menyebabkan pundak sakit.

Gaya hidup dengan payudara besar bisa menjadi beban bagi wanita. Aktivitas sederhana seperti joging dan menari bisa menjadi tidak praktis lagi dan menjadi penghambat. Payudara yang terlalu besar juga bisa menyebakan sakit di leher.

Berkaitan dengan aspek negatif memiliki payudara besar, para pasien kerap diminta untuk tidak memilih ukuran yang terlalu besar, meskipun kadang bujukan ini tidak berhasil. Taktik paling efektif bagi saya adalah dengan mengucapkan kata ajaib ‘FAT’.

Sederhana saja, dengan memberi tahu seorang wanita bahwa implan payudara yang sangat besar akan membuatnya terlihat gemuk, biasanya pola pikirnya akan berubah. Seorang ahli bedah berpengalaman adalah seseorang yang dapat melihat dengan mata setiap detailnya, mendengarkan keinginin pasien dan memilih jenis implan yang sesuai, sehingga hasil akhir dari bedah plastik payudara, tidak akan ada tandingannya.

Untungnya, pembesaran payudara bagi kebanyakan wanita tidak lagi berkiblat pada Pamela Anderson atau Dolly Parton. Tren sekarang adalah payudara yang terlihat sealami dan seproporsional mungkin, yang mana saya berpendapat sebagai tren yang sangat menjanjikan.

Zaman sekarang, dengan pilihan jenis implan yang sangat luas, pasien dapat memilih bukan saja ukuran tetapi juga bentuk, kekenyalan dan ketinggian payudara. Namun pilihan luar biasa tetapi ada harganya.

Saya akui bahwa saya bukanlah ahli bedah yang murah, tetapi seperti menyukai keotentikan tas Louis Vuitton – Anda  mesti bersedia membayar harga untuk kualitas dan gengsi tinggi.

Ketika mempertimbangkan bedah kosmetik, jangan coba-coba untuk berhemat. Usahakan untuk tidak mencari dokter bedah plastik yang termurah. Harga implan premium untuk payudara saja berkisar pada SGD 3.000, jadi jika Anda bertemu dokter bedah yang dengan harga paket operasi dana implan lebih murah dari harga implan itu sendiri, sebaiknya Anda ragukan kualitas dan keamanan dari operasi tersebut.

Oleh dr. Marco Faria-Correa

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau